MUSIKPLUS – Ada beberapa perpaduan di dunia musik rock yang sangat ikonik, salah satunya adalah penampilan Slash dengan topi tingginya yang memainkan gitar Gibson Les Paul di depan tumpukan amplifier Marshall. Sound dari Marshall telah memperkuat karakter musik Slash dan lagu-lagu paling legendaris milik Guns N’ Roses selama lebih dari tiga dekade. Oleh karena itu, keputusan Slash untuk beralih ke Magnatone pada tahun 2023, adalah sebuah perubahan yang terinspirasi saat ia menggarap album blues solonya, Orgy of the Damned terasa sangat mengejutkan bagi banyak pihak.
Mungkin karena alasan itulah, ketika ia memutuskan untuk beralih ke Magnatone, ia membawa perangkat baru tersebut ke dalam lingkaran band secara diam-diam.
“Bagi saya, ini adalah keputusan yang sangat besar,” kata Slash mengenai transisi tersebut dalam wawancara di edisi terbaru majalah Guitarist.
“Ketika kami masuk ke studio untuk menggarap album dan memulai tahap pra-produksi, saya mulai mengulik aransemen-aransemen ini, dan saya benar-benar tidak ingin menggunakan karakter suara Marshall yang biasa saya pakai. Di sana saya sempat menyediakan sepasang Fender Twin, sepasang Fender Deluxe, satu half-stack Vox dan sebuah combo Vox vintage,” bebernya.

“Saya mencoba berbagai macam amplifier, dan ketika saya mencoba Magnatone yang sebenarnya diberikan kepada saya sebagai hadiah tetapi belum pernah saya gunakan sebelumnya, saya akhirnya malah memakai ampli itu untuk setiap lagu,” ungkapnya.
Momen tersebut menjadi titik balik penting baginya. “Itu adalah sebuah pencerahan besar karena memberikan semacam kejernihan (clarity) pada suara gitar saya. Saya rasa saya mulai merasa bosan meskipun saya benci untuk mengatakannya, dengan suara Marshall yang sangat terprediksi, yang selama ini membuat saya dikenal,” ungkapnya.
Menariknya, saat kembali bergabung dengan Guns N’ Roses setelah menyelesaikan proyek Orgy of the Damned, pergantian perangkat oleh Slash ini dilakukan tanpa publikasi atau keriuhan sama sekali.
“Tanpa sepengetahuan orang lain, saya sebenarnya langsung mengganti ampli Marshall saya dengan Magnatone pada tur Guns N’ Roses berikutnya, dan itu resmi menjadi karakter suara baru saya,” imbuhnya.
“Saya baru bekerja sama secara langsung dengan pihak Magnatone beberapa waktu setelahnya, dan kami bersama-sama merancang model 100-watt [SL-100], yang merupakan amplifier yang saya gunakan sekarang,” tandasnya.






















