MUSIKPLUS – Grup band rock ternama, The Black Crowes, membuktikan bahwa mereka tidak takut menghadapi reaksi negatif dari publik. Namun, aksi panggung mereka baru-baru ini justru berujung ricuh setelah sang vokalis merespons sinis sorakan patriotik dari para penonton. Insiden tersebut memicu aksi sorakan kekecewaan hingga penonton yang walkout meninggalkan lokasi konser.
Kejadian ini berlangsung saat mereka menggelar konser di Tampa, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (31/05/2026). Suasana mulai memanas ketika layar besar di panggung menampilkan maskot burung gagak khas band tersebut yang mengenakan kostum Paman Sam. Gambar tersebut langsung memicu penonton untuk berteriak serempak menyuarakan yel-yel patriotik, “U.S.A.! U.S.A.!”
Mendengar hal itu, sang vokalis, Chris Robinson, langsung merespons dengan nada sarkas.
“Terima kasih atas pelajaran geografinya,” ujar Robinson kepada penonton, sebagaimana dikutip dari unggahan salah satu penggemar di Facebook.
“Saya tidak tahu apa yang membuat kalian harus sangat bangga saat ini.” imbuhnya.
Dalam potongan video konser yang beredar luas di TikTok, reaksi Robinson itu langsung disambut sorakan kekecewaan massal dari penonton. Alih-alih meredakan situasi, pria berusia 59 tahun tersebut menegaskan bahwa bandnya tidak gentar.
“Bagi kalian yang menyoraki kami, ketahuilah bahwa sebagian dari kami tidak takut,” tegas Robinson di atas panggung, yang sempat memancing sedikit sorakan dukungan dari penonton lain.
“Dan kami pastinya tidaklah bodoh.” ujarnya.
Akibat ketegangan tersebut, sejumlah penonton dilaporkan langsung melakukan aksi walkout dan meninggalkan area konser. Meski demikian, menurut laporan TMZ, band tersebut tetap melanjutkan penampilan mereka dengan membawakan lagu hit mereka yang berjudul “She Talks to Angels”.
Hingga saat ini, perwakilan dari The Black Crowes belum memberikan tanggapan resmi saat dimintai keterangan.
Di masa lalu, para personel band ini dikenal cukup tertutup mengenai pandangan politik mereka. Dalam wawancara dengan majalah Mojo awal tahun ini, Robinson bahkan sempat menyatakan bahwa dirinya tidak terlalu tertarik dengan dunia politik.
“Saya lebih tertarik pada puisi, seni, orang-orang, dan pengalaman,” tuturnya kala itu.
“Namun, sebuah lagu tidak harus menjadi pernyataan politik yang terang-terangan. Saya tahu apa yang benar dan apa yang salah, dan apa yang terjadi di dunia saat ini adalah salah. Dengar, umur saya hampir 60 tahun. Saya tidak mendikte siapa pun, karena saya sendiri tidak suka didikte.” tegas Robinson.
Saat ini, The Black Crowes tengah menjalani rangkaian tur bertajuk Southern Hospitality bersama band Whiskey Myers. Mereka baru saja merilis album studio ke-10 mereka yang bertajuk A Pound of Feathers pada bulan Maret lalu.



























