MUSIKPLUS – Dua musisi berbakat tanah air, Idgitaf dan Hindia, berkolaborasi dalam sebuah lagu yang penuh emosi dan sarat makna berjudul “Masih Ada Cahaya”. Melalui melodi yang mendalam dan lirik yang puitis, mereka berhasil menyampaikan sebuah pesan universal tentang perjuangan manusia dalam menghadapi masa-masa sulit, rasa bersalah dan pencarian harapan.
Lagu ini dibuka dengan gambaran penderitaan yang tak terhindarkan, menggambarkan kehidupan yang terkadang terasa berat bak lahir dari “bola api dan air mata”. Seolah Idgitaf menekankan bahwa setiap orang memiliki caranya sendiri untuk bertahan hidup, dan tidak selayaknya kita menghakimi keputusan atau jalan yang diambil oleh seseorang di masa-masa sulitnya.
Selanjutnya, Hindia membawa pendengar masuk ke dalam sudut pandang yang lebih personal tentang rasa bersalah dan penyesalan. Ada momen ketika seseorang merasa dirinya “terkutuk” akibat bayang-bayang masa lalu, baik karena luka yang ia terima dari orang lain maupun luka yang tanpa sengaja ia goreskan kepada orang di sekitarnya.
Namun, esensi utama dari lagu ini terletak pada keseimbangan antara kegelapan dan terang. Melalui lirik “terang tak berguna tanpa goa dan gelap juga tempatnya bekerja”, lagu ini mengingatkan kita bahwa kegelapan, rasa sakit dan kesedihan bukanlah akhir dari segalanya. Justru di tengah kegelapan itulah esensi dari sebuah cahaya atau harapan menjadi jauh lebih berarti. Kegelapan memberi ruang bagi cahaya untuk bersinar lebih terang.
Secara keseluruhan, “Masih Ada Cahaya” adalah sebuah pengingat yang meneduhkan. Bagaimanapun mendungnya hati seseorang dan seberat apa pun situasi yang sedang dihadapi, selalu ada titik terang yang menanti jika kita mau terus melangkah. Lagu ini mengajak kita untuk berdamai dengan masa lalu dan percaya bahwa kegelapan tidak akan pernah bisa sepenuhnya menguasai kehidupan kita.
Berikut lirik lagu Masih Ada Cahaya Idgitaf feat. Hindia
Lahir dari bola api
Dan air mata yang dihindari
Bukan ranahku ‘tuk hakimi
Mungkin caramu bertahan hidup sejak dini
Tapi terang bercahaya dalam gelap
Dan gelap tak dapat menguasainya
Demikianlah sabda-Nya
Di balik mendung hatimu kulihat sesuatu
Di situ
Masih ada cahaya
Ya, sempat aku mengira ku
Terkutuk dengan
Kelam bayangan yang lahir karena luka dariku
Untuk orang lain dari orang lain
Tapi terang tak berguna tanpa gelap
Dan gelap juga tempat-Nya bekerja
Demikianlah sabda-Nya
Di balik mendung hatimu kulihat sesuatu
Di situ
Masih ada cahaya
Di balik mendung hatimu kulihat sesuatu
Di situ
Masih ada cahaya
Masih ada cahaya
Masih ada cahaya
(Masih ada cahaya)
Tapi terang bercahaya dalam gelap
Dan gelap tak dapat menguasainya
Demikianlah sabda-Nya
(Di balik mendung hatimu kulihat sesuatu)
(Di situ) Di situ
(Masih ada cahaya) Oh yeah yeah yeah
(Di balik mendung hatimu) Di balik (kulihat sesuatu) mendung hatimu
(Di situ) Di situ, oh yeah
(Masih ada cahaya)
Masih ada cahaya




























