MUSIKPLUS – Kabar mengejutkan datang dari panggung sinema dunia. Pentolan band rock legendaris The Rolling Stones, Mick Jagger, dikabarkan siap beradu peran dengan aktor muda Inggris yang tengah naik daun, Josh O’Connor. Keduanya akan membintangi film layar lebar terbaru garapan sutradara ternama asal Italia, Alice Rohrwacher, yang diberi judul The Three Incestuous Sisters (Tiga Saudara Perempuan Sedarah).
Proyek film ini langsung menarik perhatian global, bukan hanya karena jajaran pemainnya yang tak biasa, melainkan juga karena materi ceritanya yang berani dan provokatif. Disutradarai oleh Rohrwacher, yang sebelumnya sukses meraih pujian lewat Happy as Lazzaro dan La Chimera, film ini diadaptasi dari sebuah puisi naratif panjang berlatar abad ke-18 karya penulis romantis asal Inggris, William Blake.
Kolaborasi Dua Generasi dan Sisi Gelap Hubungan Keluarga
Menurut laporan eksklusif The Guardian, film ini akan mengeksplorasi tema-tema kelam seputar kecemburuan, isolasi, dan hasrat terlarang dalam sebuah keluarga yang mengasingkan diri dari dunia luar. Josh O’Connor, yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan Rohrwacher dalam film La Chimera (2023), akan memerankan salah satu karakter utama pria yang terjebak dalam dinamika psikologis yang merusak bersama tiga saudara perempuannya.
Sementara itu, keterlibatan Mick Jagger menjadi daya tarik tersendiri. Di usianya yang telah menginjak senja, Jagger terbukti tidak kehilangan taringnya dalam mengeksplorasi seni peran. Dalam film ini, Jagger akan memerankan sosok figur ayah yang eksentrik, dominan, dan menyimpan misteri besar yang mengendalikan kehidupan anak-anaknya.
Bagi Jagger, ini merupakan penampilan layar lebar perdananya setelah terakhir kali membintangi film thriller The Burnt Orange Heresy pada tahun 2019 silam. Kehadiran Jagger di bawah arahan sutradara bergaya neorealistik mistis seperti Rohrwacher diprediksi akan menampilkan sisi akting yang jauh lebih kelam dan rapuh dari sang rockstar.
Pendekatan Puitis Alice Rohrwacher
Alice Rohrwacher selama ini dikenal di festival film internasional berkat kemampuannya memadukan realitas sosial dengan elemen realisme magis. Dalam sebuah pernyataan singkat, Rohrwacher mengungkapkan bahwa ia sudah lama mengagumi karya-karya William Blake dan melihat adanya relevansi emosional yang kuat tentang bagaimana manusia modern menghadapi isolasi moral.
“Ini bukan sekadar film tentang tabu sosial, melainkan sebuah studi mendalam tentang cinta yang salah arah dan bagaimana sebuah ruang tertutup dapat mengubah kasih sayang menjadi sesuatu yang destruktif,” ujar perwakilan rumah produksi yang menangani proyek ini.
Proses syuting film The Three Incestuous Sisters dijadwalkan akan dimulai pada akhir tahun ini, dengan mengambil lokasi di pedesaan terpencil di wilayah Umbria, Italia, serta beberapa situs bersejarah di Inggris untuk menangkap atmosfer gotik yang autentik.
Antisipasi Menuju Musim Penghargaan
Para kritikus film memprediksi bahwa kolaborasi antara kejeniusan sinematik Rohrwacher, pesona teatrikal Mick Jagger, dan intensitas akting Josh O’Connor akan menjadikan film ini sebagai salah satu kandidat kuat di berbagai festival film papan atas seperti Cannes atau Venesia pada musim mendatang. Bagi Josh O’Connor, proyek ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai aktor watak yang gemar mengambil peran-peran menantang di ranah sinema independen Eropa, setelah kesuksesannya dalam film Challengers garapan Luca Guadagnino.
Dengan tema yang berani dan jajaran komposer serta sinematografer kelas dunia yang mulai didekati, The Three Incestuous Sisters dipastikan menjadi salah satu agenda sinema yang paling diantisipasi dalam beberapa tahun ke depan.



























