Eks Gitaris dan Manajer Boomerang Lahirkan Strobo, Kilatan Rock Baru dari Kota Pahlawan

Oleh : Musik+ ID

MUSIK+ – Dari tanah kelahiran para legenda rock Indonesia, muncul sebuah band baru bernama Strobo, yang siap menyalakan kembali semangat musik keras khas Kota Pahlawan. Band ini dibentuk oleh sekelompok sahabat yang awalnya hanya berkumpul untuk bersenang-senang di Studio Natural Surabaya, hingga akhirnya berubah menjadi sebuah formasi yang serius berkarya.

Menurut Tommy Maranua, gitaris Strobo yang sebelumnya dikenal lewat kiprahnya bersama Boomerang dan GerilyaOne, terbentuknya band ini berawal dari kebersamaan di tongkrongan.

“Awalnya kami cuma teman-teman nongkrong di Studio Natural. Tiba-tiba muncul ide bikin band biar bisa happy bareng, di tengah kesibukan masing-masing,” ujar Tommy, Rabu (15/10/2025).

Namun, dari sekadar nongkrong dan latihan, muncul keinginan lebih jauh, yakni menciptakan lagu sendiri. Lagu-lagu yang awalnya hanya dimainkan di ruang latihan akhirnya direkam dan diperdengarkan ke publik.

“Dari keisengan itu, Strobo jadi sesuatu yang lebih serius. Kami mulai merekam karya sendiri, dan ternyata mendapatkan apresiasi dari banyak pendengar,” tambahnya.

Band Strobo diperkuat oleh enam personel, terdiri dari Syaiful Sofyan (drum), Tommy (gitar), Rony (vokal), Bobby (bass), Rofik (gitar), dan Sanjo (keyboard). Menariknya, nama Strobo ternyata memiliki dua makna. Awalnya, kata itu merupakan singkatan dari nama para personelnya, huruf S dari Syaiful dan Sanjo, T dari Tommy, RO dari Rony dan Rofik, serta BO dari Bobby.

Namun bagi mereka, nama ini juga menggambarkan harapan.

“Kami ingin karya-karya Strobo bisa menarik perhatian dan memberi warna, seperti kilatan lampu strobo yang selalu mencuri perhatian di mana pun ia berpendar,” ungkap Syaiful, yang pernah menjadi road manager Boomerang dan drummer Seng Ken Ken.

Secara umum, Strobo mengusung genre rock sebagai akar musiknya. Tetapi setiap personel membawa karakter dan latar belakang musikal yang berbeda, sehingga musik Strobo terdengar lebih kaya dan dinamis.

“Meski basisnya rock, kami tetap memasukkan ornamen dari warna musik lain sesuai karakter masing-masing. Jadi hasil akhirnya ya campuran khas Strobo,” jelas Syaiful.

Perbedaan referensi musik tiap anggota malah menjadi kekuatan. Mereka menggabungkan pengaruh dari berbagai genre dari klasik rock hingga modern alternative dan hasilnya adalah komposisi yang enerjik, namun tetap melodius.

Proses pembuatan lagu-lagu Strobo berjalan alami dan organik. Menurut Tommy, ia terlebih dahulu menyiapkan benang merah dari lagu dan arah musiknya, kemudian masing-masing personel mengembangkan bagian mereka sesuai karakter dan eksplorasi pribadi.

“Jadi semuanya berjalan mengalir aja. Setiap pemain punya ruang untuk berkreasi, tapi tetap dalam satu ruh Strobo,” ujarnya.

Dalam perjalanannya, Strobo kini tengah memperkenalkan lima lagu baru dalam satu album mini yang menggambarkan berbagai sisi kehidupan, mulai dari kritik sosial, kisah cinta, hingga refleksi spiritual.

Lagu pertama, “Bullshit” berbicara tentang ketidaksesuaian antara ucapan dan tindakan, sindiran terhadap mereka yang tidak konsisten antara kata dan perbuatan.

Kedua, “Aku Tak” mengisahkan cinta mendalam seseorang yang masih terjebak kenangan masa lalu dan tak mampu melupakan sosok yang pernah dicintainya.

Ketiga, “Hey Sob” hadir dengan nada jenaka namun jujur, menceritakan tentang teman dekat yang terlalu ingin tahu urusan orang lain.

Keempat, “Tentang Semuanya” menyuarakan semangat pantang menyerah dan optimisme dalam menghadapi pahitnya hidup. Lagu ini mengingatkan pendengarnya untuk terus melangkah meski banyak rintangan.

Dan, kelima, “Yang Masih Sepi” menghadirkan suasana reflektif dan spiritual, menggambarkan hubungan manusia dengan Tuhan ketika hati terasa kosong dan kehidupan tampak hampa.

Strobo tumbuh dari akar musik Surabaya yang telah lama menjadi ladang subur bagi band-band besar tanah air. Kota Pahlawan ini memang dikenal melahirkan musisi berkarakter kuat seperti Boomerang, Grass Rock, dan Power Metal. Kini Strobo datang membawa semangat baru, memadukan energi rock klasik dengan sentuhan modern.

“Kami ingin Strobo menjadi bagian dari tradisi panjang musik rock Surabaya, tapi dengan gaya dan napas yang baru,” tutup Tommy penuh optimisme.

+ Bagikan

Lainnya Dari Musikplus