Kategori: K-Pop

  • Jessi Lemparkan EP Baru “P.M.S.” dan Single ‘Girls Like Me’

    MUSIK+ – Jessi resmi comeback dengan merilis EP keempatnya, “P.M.S.”, pada 12 November, menandai kembalinya sang rapper asal Korea Selatan setelah lima tahun tanpa mini album. “P.M.S.” yang merupakan singkatan dari Pretty Mood Swings, menjadi ruang bagi Jessi mengekspresikan berbagai sisi dirinya, dari rap, pop, hingga R&B. Musisi yang memiliki lebih dari 1,1 miliar views YouTube dan 30 juta pengikut media sosial ini juga ikut menulis dan menggubah seluruh lagu, menegaskan arah musik yang semakin personal dan penuh karakter.

    Sebagai pusat dari comeback ini, Jessi merilis ‘Girls Like Me,’ sebuah track hip-hop penuh percaya diri yang menegaskan dirinya sebagai “unni”, sebutan untuk kakak perempuan atau senior perempuan dalam budaya Korea. Lagu ini memadukan sikap tegas, alur rap yang ritmis, dan lirik yang merefleksikan pengalaman Jessi apa adanya. Video musiknya menampilkan gerakan bebas, ekspresi kuat, dan karisma khas Jessi yang kembali mempertegas statusnya sebagai “Queen Unni.”


    Selain lagu utama, “P.M.S.” memuat total lima lagu dengan warna berbeda, mulai dari ‘Brand New Boots’ yang memadukan instrumen country dan hip-hop, ‘HELL’ dengan vokal kasar penuh emosi, ‘Marry Me’ yang lebih lembut dan soulful, hingga pre-release ‘Newsflash’ yang menghadirkan cameo legenda hip-hop New York, Jadakiss. Untuk mempromosikan albumnya, Jessi akan tampil di berbagai program domestik maupun internasional, termasuk menjadi tamu di YouTube variety show milik Kim Hee-chul.

  • Film Dokumenter TWICE Bakal Tayang Mulai 20 OKtober Mendatang

    Film Dokumenter TWICE Bakal Tayang Mulai 20 OKtober Mendatang

    MUSIK+ – Grup idola global TWICE akan merayakan satu dekade perjalanan mereka di industri musik dengan cara yang istimewa.

    Melalui sebuah film dokumenter bertajuk ‘ONE IN A MILL10N’, sembilan member TWICEakan mengajak para penggemar, yang dikenal sebagai ONCE, menyusuri kembali jejak penuh warna dalam perjalanan karier mereka selama 10 tahun terakhir.

    Dilansir dari Allkpop, dokumenter ini dijadwalkan tayang perdana pada 20 Oktober 2025 KST di jaringan bioskop CGV seluruh Korea Selatan. Tanggal tersebut dipilih bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-10 debut TWICE di industri hiburan.

    Untuk penayangan globalnya, jadwal akan diumumkan menyusul dan bisa dipantau melalui situs resmi mereka di twiceoneinamillion.com.

    ‘ONE IN A MILL10N’ bukan sekadar film dokumenter biasa. Melalui karya ini, penggemar akan diajak menyelami lebih dalam perjalanan karier, kisah pribadi, dan dinamika kebersamaan dari para member sejak debut hingga menjadi salah satu girl group terbesar di dunia.

    Dokumenter ini akan memuat wawancara eksklusif, momen-momen penuh kehangatan di balik layar, serta cuplikan penuh semangat dari konser tur dunia TWICE yang selalu sukses mencetak tiket terjual habis di berbagai negara.

    Film ini menjadi cara TWICE menyampaikan terima kasih kepada ONCE yang telah mendukung mereka dengan setia selama satu dekade.

    Melalui ‘ONE IN A MILL10N’, penonton dapat melihat sisi lain dari TWICE, mulai dari perjuangan menggapai mimpi, mengatasi tantangan, hingga momen haru dan tawa yang terjadi selama perjalanan karier mereka. Film ini akan memperlihatkan bagaimana sembilan perempuan muda yang memulai langkah dari nol, kini menjelma menjadi ikon global dalam sejarah K-Pop.

    Setelah rilis di Korea Selatan, film ini juga direncanakan tayang di berbagai negara pada akhir tahun 2025. Dengan begitu, ONCE dari seluruh dunia akan punya kesempatan untuk menikmati momen spesial ini di layar lebar, dan merayakan ulang tahun ke-10 TWICE bersama-sama.
    Informasi lengkap dan terbaru soal jadwal penayangan internasional dapat diakses langsung di situs resmi mereka./Ib.

  • Lisa Blackpink Nangkring Dipuncak Billboard Amerika Serikat Lewat Lagunya Rockstar

    Musikplus – Lisa Blackpink pecahkan rekor pribadi di Amerika Serikat, seperti diketahui, Lisa baru-baru ini merilis single solonya bertajuk Rockstar.

    Lalu pada tanggal 8 Juli, Billboard mengumumkan bahwa single baru Lisa bertajuk Rockstar telah debut di No. 70 di Hot 100, peringkat mingguan lagu-lagu paling populer di Amerika Serikat.

    Dilansir dari Soompi pada Kamis (11/07/2024), lagu Rockstar menjadi lagu solo Lisa dengan charting tertinggi di Hot 100, menyalip lagu sebelumnya, yaitu LALISA yang berada di No. 84 dan MONEY di No. 90.

    Selain itu, Rockstar juga debut di No. 1 di Billboard’s Global Excl tangga lagu AS, No. 4 di Global 200, No. 2 di chart Rap Digital Song Sales, No. 7 di chart utama Digital Song Sales yang artinya ini adalah lagu terlaris ketujuh minggu ini di Amerika Serikat, dan No. 19 di tangga lagu Hot Rap Songs.

    Sementara itu, Lisa masuk kembali ke Billboard’s Artist 100 di No. 84, menandai minggu kedua berturut-turut di chart tersebut.

    Tak hanya memecahkan rekor pribadi di Amerika Serikat, idol asal Thailand ini juga menjadi bintang utama di acara 2024 Global Citizen Festival di New York.

    Tak hanya Lisa BLACKPINK, akan ada artis lainnya yang bergabung seperti Post Malone, Doja Cat, Jelly Roll, dan Rauw Alejandro.

    Sementara Hugh Jackman akan menjadi pembawa acara, Festival ini menandai penampilan festival solo pertama Lisa.

    Konser tahun ini akan berlangsung pada tanggal 28 September di Central Park Great Lawn, New York.

  • XODIAC Batalkan Jadwal Konser “Fanconcert” di Jakarta, Ada Apa?

    XODIAC Batalkan Jadwal Konser “Fanconcert” di Jakarta, Ada Apa?

    Musikplus – Grup boyband asal Korea Selatan XODIAC resmi membatalkan gelaran fanconcert (jumpa penggemar dan konser mini) untuk penggemarnya di Jakarta bertajuk “XODIAC 1ST FAN-CON [X TO MEET U 2024] IN JAKARTA” karena satu dan lain hal.

    “Penggemar yang terhormat, karena keadaan setempat, kami sepakat bahwa fanconcert yang semula dijadwalkan pada 27 Juli 2024 tidak dapat diadakan,” tulis Everline Concert selaku promotor fanconcert XODIAC di Jakarta melalui akun Instagram resminya, Selasa (09/07).

    Pihak Everline Concert juga meminta maaf dan meminta pengertian penggemar atas batalnya fanconcert XODIAC di Jakarta. Selain itu, pihak promotor berterima kasih kepada penggemar yang telah mendukung XODIAC hingga saat ini.

    Mereka menambahkan, “Kami sangat menyayangkan kekecewaan yang ditimbulkan kepada kalian semua yang telah menantikan acara ini, dan kami sangat mengharapkan pengertian Anda atas keputusan yang tidak dapat dihindari ini”.

    Pembatalan fanconcert XODIAC di Jakarta kali ini diumumkan sebelum jadwal dan rincian harga tiket resmi diumumkan, sehingga pihak promotor tidak mengumumkan sistem pengembalian dana untuk acara tersebut.

    Selain pihak promotor, agensi XODIAC, yakni JACSO Entertainment juga memberikan pengumuman terkait batalnya fanconcert mereka di Jakarta.

    “Selama dua bulan ke belakang, JACSO dan XODIAC sangat antusias untuk menggelar fanconcert perdana mereka di Jakarta sekaligus pemberhentian terakhir tur fanconcert kali ini,” tulis JACSO Entertainment melalui akun X (sebelumnya Twitter) resminya.

    “Kami semua telah mempersiapkannya, sayangnya kami diberitahu oleh Everline bahwa acara tersebut harus dibatalkan, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada penggemar yang telah menunggu XODIAC,” lanjut mereka.

    Ke depannya, pihak agensi berjanji untuk meningkatkan kinerja mereka dan berharap dapat segera mempertemukan XODIAC dengan penggemar di Indonesia.

    Sementara itu, “XODIAC 1ST FAN-CON [X TO MEET U 2024] IN JAKARTA” sebelumnya dijadwalkan akan digelar pada 27 Juli 2024 di Kasablanka Hall Jakarta. Ini akan menjadi kunjungan perdana XODIAC sebagai grup penuh ke Indonesia.

    Namun, acara tersebut terpaksa harus dibatalkan karena satu dan lain hal yang belum dijelaskan secara rinci. Sejauh ini, belum ada kabar terkait jadwal pengganti untuk batalnya fanconcert XODIAC di Jakarta, baik dari pihak promotor maupun agensi mereka.

  • Make Vape Dalam Ruangan, Jennie Blackpink Kena Usut Untuk Penyelidikan

    Make Vape Dalam Ruangan, Jennie Blackpink Kena Usut Untuk Penyelidikan

    Musikplus – Sebuah video yang kini telah dihapus memperlihatkan Jennie, vokalis grup K-Pop Blackpink, tengah merokok vape di dalam ruangan. Video yang beredar luas di jagad internet itu memicu kemarahan para warganet. Kementerian Luar Negeri Seoul mengonfirmasi kepada AFP pada Selasa (09/07) bahwa mereka telah menerima pengaduan resmi terkait hal tersebut.

    Dalam video yang diunggah sebagai siaran langsung di YouTube untuk para penggemar, Jennie terlihat mengembuskan asap vape sementara sekelompok penata rambut dan penata rias tengah merias wajahnya. Belakangan video tersebut dihapus meski sudah tersebar di internet.

    Merokok atau vape di dalam ruangan adalah termasuk perbuatan ilegal di Korea Selatan. Tak mengherankan jika rekaman tersebut menjadi berita utama dan memicu kemarahan publik. Tajuk “merokok di dalam ruangan” dan “Jennie Blackpink” menjadi topik trending teratas di X di Korea Selatan.

    “Kontroversi terkait Jennie yang merokok di dalam ruangan Jennie mengembuskan asap di hadapan para stafnya,” adalah judul utama laporan kantor berita Yonhap mengenai insiden tersebut.

    Seorang pengguna internet mengklaim bahwa insiden tersebut kemungkinan besar terjadi di Capri Italia, tempat Jennie syuting. Mereka mengatakan telah meminta Kedutaan Besar Korea Selatan di Italia dan Kementerian Luar Negeri untuk menyelidiki bintang Blackpink tersebut, Korea Times melaporkan.

    Pengguna tersebut mendesak Seoul untuk meminta “penyelidikan dari pihak berwenang Italia mengenai insiden merokok di dalam ruangan Jennie Blackpink dan mengambil tindakan tegas,” kata laporan itu.

    Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan kepada AFP pada Selasa (09/07) bahwa mereka telah menerima petisi terkait insiden tersebut.

    Blackpink adalah salah satu grup K-pop perempuan paling sukses di Korea Selatan. Lagu-lagu mereka berhasil menduduki puncak tangga lagu, baik skala lokal maupun internasional.

    Seorang pengguna internet mengklaim bahwa insiden tersebut kemungkinan besar terjadi di Capri Italia, tempat Jennie syuting. Mereka mengatakan telah meminta Kedutaan Besar Korea Selatan di Italia dan Kementerian Luar Negeri untuk menyelidiki bintang Blackpink tersebut, Korea Times melaporkan.

    Pengguna tersebut mendesak Seoul untuk meminta “penyelidikan dari pihak berwenang Italia mengenai insiden merokok di dalam ruangan Jennie Blackpink dan mengambil tindakan tegas,” kata laporan itu.

    Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan kepada AFP pada Selasa (09/07) bahwa mereka telah menerima petisi terkait insiden tersebut.

    Blackpink adalah salah satu grup K-pop perempuan paling sukses di Korea Selatan. Lagu-lagu mereka berhasil menduduki puncak tangga lagu, baik skala lokal maupun internasional.

    Prestasi Blackpink lainnya antara lain menjadi grup K-pop perempuan pertama yang mencapai puncak tangga lagu Billboard 200 AS, dan artis Asia pertama yang menjadi pengisi utama di festival musik bergengsi seperti Coachella.

    Tingkat merokok di Korea Selatan relatif tinggi. Namun menurut data resmi, pada 2022, hanya lima persen perempuan Korea Selatan yang merokok, dibandingkan dengan 30 persen pria.

    Bintang pop Korea Selatan menjalani pelatihan ketat selama bertahun-tahun sebelum debut mereka dan memiliki standar perilaku yang tinggi. Sebagian besar bahkan dilarang merokok, berkencan, dan mengumpat, terutama pada tahun-tahun pertama setelah penampilan perdana mereka.

    Jennie sebelumnya mengungkapkan bahwa dia merasa kesulitan dengan ekspektasi tersebut.

    “Itu benar-benar keras,” kata Jennie, yang debut bersama Blackpink pada 2016, dalam sebuah dokumenter di Netflix.

    “Saya ingat kami tidak diizinkan untuk minum, merokok, atau membuat tato,” kenangnya tentang masa pelatihannya. Dia juga menyatakan bahwa dia harus menghadapi kritik tentang ketidakmampuannya dalam berbagai hal.

  • Jae Park Rilis Single Right Where You Left Me Berkolaborasi Bareng Hindia

    Jae Park Rilis Single Right Where You Left Me Berkolaborasi Bareng Hindia

    Musikplus – Penyanyi dan penulis lagu Jae Park, atau yang lebih dikenal dengan nama eaJ, baru saja merilis single kolaborasi dengan musisi Indonesia, Hindia. Lagu yang berjudul Right Where You Left Me merupakan manifestasi Jae yang telah lama mengagumi karya-karya musik Hindia.

    Menurut Jae, lagu ini memiliki nuansa upbeat yang unik namun liriknya justru kontras. Lagu tersebut ditulis dari sudut pandang seseorang yang sedang menunggu kekasihnya kembali dari perjalanan untuk menemukan dirinya sendiri. Dia menjelaskan bahwa hidup ini tidak seperti film di mana segalanya bisa kembali seperti semula, tetapi banyak hal di sekitar kita yang terus berubah.

    “Lagu ini ditulis dari perspektif seseorang yang menunggu orang tercintanya untuk kembali dari sebuah perjalanan self-discovery. Ia sadar bahwa kehidupan ini tidak seperti sebuah film, dan banyak hal di sekitar kita yang selalu berubah-ubah,” ujar Jae dalam keterangannya.

    Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa lagu ini juga menggambarkan seseorang yang rela mengorbankan perasaan dan usahanya demi memahami dan mendukung orang yang dicintainya. Subjek di lagu ini berbesar hati untuk mencoba mengerti dan membantu orang tercintanya, hingga ia mengorbankan semua perasaannya untuk mendorong orang tercintanya itu mengeksplor sejauh mungkin.

    Di sisi lain, Hindia menceritakan bagaimana kolaborasi ini bisa terwujud. Ia kerap menerima notifikasi dari pengikutnya di Instagram yang memberitahukan bahwa eaJ menemukan musiknya saat sedang melakukan livestream dan ternyata menyukainya. Jae kemudian menghubungi Hindia melalui DM untuk mengajaknya berkolaborasi.

    “Kami pun mulai bertukar lagu dan memutuskan untuk mengerjakan lagu ini,” ujar Hindia.

    Hindia juga memberikan pandangannya mengenai makna lagu Right Where You Left Me. Menurutnya, lagu ini adalah obrolan dari seseorang yang merasa terkunci dalam rutinitas sehari-harinya.

    “Bagiku lagu ini adalah sebuah perbincangan dengan sebuah versi diri kita yang terkunci dari keseharian kita. Ternyata hal itu sesuai dengan saat aku akhirnya melihat video lagu ini,” lanjut Hindia.

    Pascamundur sebagai vokalis dan gitaris band Day6 di bawah naungan JYP Entertainment, Jae Park memulai karier solonya dengan nama panggung eaJ. Sebelumnya dia juga cukup aktif merilis single dengan program eaJ Project yang melahirkan hits seperti Pacman, Pillow, dan Car Crash.

    Pada bulan Agustus mendatang, dia akan menjadi musisi pembuka tur Imagine Dragons. Selain itu, Jae juga akan mengunjungi beberapa negara Asia pada bulan September, termasuk Indonesia pada 4 September 2024 di Bengkel Space SCBD, Jakarta.

    Single Right Where You Left Me kini sudah bisa dinikmati di seluruh platform streaming musik digital.

    Lirik single Right Where You Left Me:

    (eaJ)
    Baby, can I even call you that anymore?
    Lately, I’ve been in a thousand parts on the floor
    Told me that there’s no one else and you love me for yourself
    But I know you love me still, that’s what makes it hurt like hell
    You know it’s never over ‘til we both walk away
    Although my tears are running, I’ll be staying in place
    Let’s not make it complicated, I don’t even got to say to you
    I’ll be right here, right where you left me
    (Woah, woah, woah, woah, woah)
    If you forget me
    (Woah, woah, woah)
    If you forget me (Woah, woah)
    Just remember right where you left me

    (Hindia)

    From waking up in your arms to wondering where you are
    (Wondering where you are)
    Talk about the home we want, to watching it fall apart

    (eaJ)

    You know it’s never over ‘til we both walk away
    Although my tears are running, I’ll be staying in place
    Let’s not make it complicated, I don’t even got to say to you
    I’ll be right here, right where you left me
    (Woah, woah, woah, woah, woah)
    If you forget me
    (Woah, woah, woah)
    If you forget me (Woah, woah)
    Just remember right where you left me

    (eaJ)

    If you forget me, oh
    Oh, if you forget me
    Just remember right where you left me
    Please don’t forget me
    Please don’t forget me
    Don’t you ever forget
    Please don’t forget me

  • Lisa dari BLACKPINK Gabung Dalam Lineup Untuk Global Citizen Festival 2024

    Lisa dari BLACKPINK Gabung Dalam Lineup Untuk Global Citizen Festival 2024

     Musikplus – Lisa dari BLACKPINK menjadi tambahan terbaru dalam line-up untuk Global Citizen Festival 2024.

    Superstar K-pop ini akan menandai penampilan solo pertamanya di festival yang juga menjadi headline tahun ini, di mana ia akan bergabung dengan artis-artis yang telah dikonfirmasi sebelumnya seperti Post Malone, Doja Cat, Jelly Roll, dan Rauw Alejandro.

    Waktunya sangat tepat. Baru minggu ini, LISA mendaratkan Billboard Global Excl. U.S. No. 1 pertamanya dengan “Rockstar,” yang dibuka di acara puncak. Lagu ini pertama kali dipamerkan di TikTok awal bulan lalu ketika LISA bergabung dengan situs media sosial tersebut dan mencetak Rekor Dunia Guinness dengan mendapatkan 1 juta pengikut hanya dalam waktu dua jam. Itu hanya satu dari sekian banyak rekor yang telah dipecahkan oleh LISA, Jennie, Rosé, dan Jisoo.

    “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan LISA untuk apa yang akan menjadi penampilan solonya yang pertama di sebuah festival musik,” komentar Katie Hill, wakil presiden senior, kepala musik, hiburan, dan hubungan artis di Global Citizen, organisasi terkemuka di dunia yang berusaha untuk memberantas kemiskinan ekstrem.

    “LISA bukan hanya penampil yang luar biasa, tetapi juga seorang advokat yang kuat, yang memanfaatkan suara dan platformnya untuk mendorong tindakan pada beberapa tantangan paling mendesak yang dihadapi dunia kita.”

    Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, konser ini akan diselenggarakan di Great Lawn, Central Park, New York, pada tanggal 28 September, dan dipandu oleh aktor Global Citizen Ambassador, Hugh Jackman. Acara ini juga akan menampilkan penampilan dari Jane Goodall, serta penyanyi Coldplay, Chris Martin, yang merupakan kurator festival.

     

  • Wakili Korsel, Jin BTS Jadi Pembawa Obor Olimpiade Paris

    Wakili Korsel, Jin BTS Jadi Pembawa Obor Olimpiade Paris

    Musikplus – Jin, anggota tertua dari supergrup K-pop BTS, akan tampil di Olimpiade Paris sebagai pembawa obor dari Korea Selatan setelah baru-baru ini kembali dari wajib militernya. Upacara pembukaan Olimpiade akan berlangsung mulai 26 Juli mendatang.

    Aggota tertua dari supergrup K-pop BTS itu, akan menjadi pembawa obor Olimpiade Paris setelah baru-baru ini menyelesaikan wajib militernya.

    Penyanyi berusia 31 tahun ini akan mewakili Korea Selatan dalam estafet obor, dengan harapan dapat menyebarkan pesan “harmoni” dan “perdamaian,” menurut sebuah pernyataan. Bulan lalu, ia menyelesaikan dinas militernya selama 18 bulan.

    Jin bersama pembawa obor lainnya dijadwalkan menjelajahi berbagai situs bersejarah negara tuan rumah. Jadwal spesifiknya belum diungkapkan.

    Kirab obor dimulai pada bulan April.

    Jin memulai tugas wajib militernya di kamp pelatihan militer garis depan Korea Selatan pada akhir tahun 2022. Anggota BTS yang lain — Jung Kook, V, Jimin, Suga, RM, dan J-Hope — saat ini sedang menjalani tugas militer mereka.

    Sehari seusai menjalani wajib militer, Jin menjadi pembawa acara perayaan ulang tahun debut BTS tahunan FESTA di Seoul dengan aktivitas termasuk mencoba makanan, pertunjukan, dan lomba menari.

  • Jangan Coba-Coba Dengarkan K-Pop Atau Nonton Drakor di Korut Kalau Masih Ingin Hidup

    Jangan Coba-Coba Dengarkan K-Pop Atau Nonton Drakor di Korut Kalau Masih Ingin Hidup

    Musikplus – Pemerintah Korea Utara (Korut) dilaporkan telah menjatuhkan hukuman mati dan penjara seumur hidup kepada 30 remaja di negara itu. Hukuman tersebut diberikan karena mereka kedapatan menonton film dan drama Korea (Drakor), mendengarkan musik, serta menirukan pola bicara atau aksen orang Korea Selatan. Hal tersebut diketahui berdasarkan laporan Hak Asasi Manusia Korea Utara yang dirilis oleh Kementerian Unifikasi Korea Selatan, untuk kedua kalinya pada tahun ini.

    Dihukum Karena Menonton Drama Korea Selatan

    Kementerian Unifikasi menjelaskan, laporan kali ini didasarkan pada kesaksian dari 508 orang pembelot Korea Utara, dan kesaksian dari 141 orang yang baru diselidiki pada tahun 2023 lalu. Laporan itu menyoroti tindakan represif rezim Korea Utara, salah satunya pada pria 22 tahun yang dieksekusi di depan umum karena mendengarkan dan membagikan musik serta drama Korea Selatan.

    Dilansir dari Economic Times, Selasa (02/07/2024), pria yang berasal dari provinsi Hwanghae Selatan itu dituduh melanggar undang-undang Korea Utara tahun 2020 yang melarang “ideologi dan budaya reaksioner”.

    Ia dinyatakan bersalah karena mendengarkan 70 lagu Korea Selatan, menonton tiga film, dan mendistribusikan media “terlarang” tersebut. Undang-undang ini merupakan bagian dari kampanye yang diklaim untuk melindungi warga Korea Utara dari apa yang dianggap rezim sebagai pengaruh budaya Barat yang merusak.

    Pria tersebut dieksekusi di depan umum sekitar tahun 2022, dan dilaporkan keadaan menjadi lebih buruk sejak saat itu. Seorang pejabat pemerintah mengatakan, baru-baru ini ada 50 hingga 60 remaja berusia sekitar 17 tahun tertangkap menonton drama Korea Selatan di Korea Utara.

    “Sekitar 30 orang di antaranya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati,” ujarnya dikutip dari TV Chosun (27/06/2024).

    Menonton Drakor Dianggap Bisa Menjatuhkan Rezim

    Akademisi di Institut Unifikasi Nasional Korea, Oh Kyung-seop mengatakan, menonton film atau drama Korea Selatan dianggap sebagai tindakan yang dapat menjatuhkan rezim Korea Utara, sehingga bisa dihukum dengan sangat keras. Selain itu, dalam laporan yang dirilis Kementerian Unifikasi mengungkapkan, penggunaan ponsel dibatasi dan orang-orang yang menggunakan aksen Korea Selatan akan dihukum.

    Seorang wanita atau pembelot dari Korea Utara mengatakan, ponsel yang digunakan di Korea Utara akan diperiksa secara acak dan jika ketahuan menggunakan bahasa gaul atau frasa dari Korea Selatan dapat dikenakan hukuman.

    “Anak-anak muda yang lewat bisa ketahuan sedang mengetik pesan atau menggunakan kata-kata yang tidak lazim di Korea Utara akan ketahuan,” ungkapnya.

    Selain itu, penggunaan gaun putih atau kacamata hitam di pesta pernikahan, bukan hanbok, juga dihukum karena dianggap bisa mencemarkan ideologi reaksioner.

    Korea Utara Sangkal Adanya Pelanggaran HAM

    Larangan keras terhadap dunia hiburan Korea Selatan di Korea Utara bukanlah hal baru. Tindakan ini dimulai di bawah mantan pemimpin Kim Jong-il dan semakin intensif di bawah putranya, Kim Jong-un yang saat ini menjadi pemimpin tertinggi di Korea Utara.

    Rezim tersebut melihat infiltrasi budaya pop Korea Selatan sebagai ancaman terhadap ideologi yang menuntut kesetiaan penuh kepada dinasti Kim, yang telah memerintah sejak berdirinya Korea Utara pada tahun 1948. Di tingkat internasional, Korea Utara menepis tuduhan pelanggaran hak asasi manusia, dan menyebutnya sebagai “konspirasi” yang bertujuan untuk mengganggu stabilitas rezim negara tersebut.

    Namun, laporan dan kesaksian dari para pembelot menunjukkan gambaran yang mengerikan tentang upaya yang akan dilakukan rezim untuk mempertahankan kekuasaannya. Dalam beberapa minggu terakhir, Korea Utara telah mengirimkan ribuan balon berisi sampah ke perbatasan sebagai balasan terhadap balon Korea Selatan yang membawa selebaran anti-Pyongyang, uang dollar, dan stik USB berisi K-pop dan K-drama.

     

     

  • Lisa BLACKPINK Umumkan Dirinya Bakal Kembali Solo Karier

    Jelang akhir video, Lisa tampak bak menyanyi. Namun, video tersebut secara keseluruhan diiringi musik yang belum bisa dipastikan menjadi potongan proyek baru musisi tersebut atau tidak.

    Tak hanya di media sosial, sang musisi juga sudah memberikan kode segera comeback lewat tampilan terbaru di laman resminya yang bertuliskan, “Lisa, coming soon.”

    Lisa BLACKPINK bersiap comeback solo. Rencana itu disampaikan langsung sang musisi lewat video singkat yang ia unggahan ke TikTok pada Kamis (13/6) dan bertuliskan “teaser” sebagai takarir.

    Dalam video tersebut, Lisa terlihat seperti berjalan di depan kamera dengan mengenakan kaca mata hitam, crop top putih, dan rok hitam. Ia pun beberapa kali berpose di depan kamera.

    Korea JoongAng Daily pada Jumat (14/6) memberitakan bahwa Sony Music Entertainment mengonfirmasi rencana comeback solo musisi, sekaligus aktris bernama lengkap Lalisa Manoban itu.

    Comeback mendatang menjadi proyek musik solo pertamanya hampir dalam tiga tahun terakhir setelah merilis Lalisa, album pertamanya sebagai solois, pada September 2021.

    Jelang akhir video, Lisa tampak bak menyanyi. Namun, video tersebut secara keseluruhan diiringi musik yang belum bisa dipastikan menjadi potongan proyek baru musisi tersebut atau tidak.

    Tak hanya di media sosial, sang musisi juga sudah memberikan kode segera comeback lewat tampilan terbaru di laman resminya yang bertuliskan, “Lisa, coming soon.”

    Lisa memulai debut sebagai member BLACKPINK di bawah YG Entertainment pada 2016. Ia kemudian mendirikan labelnya sendiri, LLOUD Co., pada Februari 2024, yang mengelola aktivitas solonya.

    Pada April 2024, penyanyi tersebut dan labelnya, Lloud Co., menjalin kemitraan dengan label rekaman AS RCA Records di bawah Sony Music Entertainment untuk karier solo globalnya.

    @lalalalisa_m

    🤘

    ♬ TEASER – LISA

    RCA Records merupakan anak perusahaan Sony Music Entertainment, salah satu dari empat label utama perusahaan. Beberapa artis yang di bawah manajemen itu adalah A$AP Rocky, Doja Cat, Justin Timberlake, SZA, Mark Ronson, Foo Fighters dan Latto.

    Lisa juga akan melakukan debut aktingnya dalam musim ketiga serial The White Lotus. Meski demikian, belum diketahui peran dan nama karakter yang bakal dimainkan oleh Lisa.

    Berdasarkan keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com pada Selasa (13/2), proses syuting The White Lotus musim ketiga dilaksanakan di Thailand, negara asal Lisa.

    Syuting itu tepatnya berlokasi di dan sekitar Koh Samui, Phuket, dan Bangkok. Serial tersebut juga disebut mulai menjalani proses syuting pada Februari 2024.

    Sepanjang kariernya sebagai seorang idol, Lisa hanya pernah beberapa kali menjadi bintang tamu dalam acara TV. Yaitu, Charm TV (2017), Real Man 300 (2018), serta sebagai mentor dalam Youth With You 2 (2020) dan Youth With You 3 (2021).