Groovify Debut Lewat “Menunggu Bersamamu”: Patah Hati Dibungkus City Pop yang Ceria

MUSIK+ – Band pendatang baru asal Semarang, Groovify, resmi membuka langkahnya di industri musik lewat single perdana berjudul “Menunggu Bersamamu” yang dirilis pada 28 Maret 2026.

Alih-alih tenggelam dalam sendu, lagu ini justru memutar arah: patah hati dibingkai dengan nuansa ringan, hangat, dan terasa mengalun santai di telinga.

Di balik liriknya yang bercerita tentang harapan yang tak berbalas, Dana Laga—vokalis sekaligus penulis lirik—memilih pendekatan yang tidak biasa.

Ia meracik emosi patah hati dengan balutan aransemen yang fun, memadukan sentuhan jazz dengan warna city pop modern yang terasa segar.

“Walaupun ceritanya tentang putus asa mengejar cinta, kami sengaja bikin aransemennya tetap ceria. Jadi, rasa sedihnya seperti tertutup oleh harapan yang pelan-pelan muncul,” ujar Dana.

Hasilnya, “Menunggu Bersamamu” tidak sekadar jadi lagu galau. Ia hadir sebagai pengalaman emosional yang lebih elegan—seolah mengajak pendengar berdamai dengan rasa, tanpa harus larut terlalu dalam.

Patah hati di sini bukan luka, tapi fase yang bisa dinikmati dengan ritme yang tetap hidup.

Groovify sendiri terbilang wajah baru. Band ini resmi terbentuk pada 19 Februari 2025, beranggotakan Dana Laga (vokal), Adi Kurniawan (gitar), Wahyu Rilnanda (keyboard), Aqeela Razel (drum), Ivan Maulana (bass), Jamesha (perkusi), dan Tasya Sherin (vokal).

Awalnya, mereka hanya membidik panggung-panggung reguler—kafe, restoran, hingga acara korporat.

Nama mereka sempat rutin mengisi panggung Ampitheater Awanncosta, POJ City, Semarang, selama hampir setahun.

Dari situ, jam terbang terbentuk, panggung demi panggung dilalui, hingga akhirnya muncul satu kegelisahan: berhenti jadi band cover, dan mulai bicara dengan karya sendiri.

“Setelah cukup lama manggung, kami merasa harus punya identitas. Rilis lagu original jadi langkah awal kami untuk benar-benar masuk ke industri,” kata Tasya Sherin.

Keputusan itu jadi titik balik. Dari panggung ke studio, dari membawakan lagu orang ke menciptakan suara sendiri.

“Menunggu Bersamamu” pun lahir sebagai penanda: Groovify bukan sekadar band pengisi acara, tapi musisi yang sedang mencari tempatnya di tengah riuh industri.

Harapannya sederhana, tapi terasa jujur—tetap solid, terus berkarya, dan perlahan membangun warna yang khas di setiap rilisan berikutnya.

Karena di musik, seperti juga dalam cinta, yang bertahan bukan yang paling cepat, tapi yang paling konsisten menjaga rasa.

+ Bagikan

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Gegara Dukung Israel, Konser Bruno Mars di Malaysia Diboikot BDS

Musikplus - Bruno Mars mendapatkan kecaman keras dari gerakan BDS atau Boycott, Divestment, Sanctions di Malaysia menjelang konser musisi tersebut di Kuala Lumpur pada...

NDX AKA Hingga Tony Q Ramaikan Panggung Diton Fest 2025

MUSIK+ - Jakarta kembali bersiap dengan pesta musik dan komunitas yang berbeda dari festival pada umumnya, (30/8/25). Bukan sekadar deretan konser, Diton Fest 2025 menghadirkan...

Jangan Coba-Coba Dengarkan K-Pop Atau Nonton Drakor di Korut Kalau Masih Ingin Hidup

Musikplus - Pemerintah Korea Utara (Korut) dilaporkan telah menjatuhkan hukuman mati dan penjara seumur hidup kepada 30 remaja di negara itu. Hukuman tersebut diberikan...

“Kupeluk Kamu Selamanya” — Ketika Cinta Ibu Tidak Pernah Punya Titik Akhir

MUSIK+ - Ada film yang selesai saat lampu bioskop menyala. Tapi ada juga yang masih “tinggal” di kepala penonton jauh setelah kredit terakhir bergulir....

Penyanyi Ini Imbau Masyarakat Agar Tidak Melupakan Tragedi Tiananmen

Musikplus - Penyanyi dan aktivis Taiwan, Panai, menyerukan agar masyarakat tidak melupakan tindakan keras berdarah China terhadap pengunjuk rasa pro-demokrasi di Lapangan Tiananmen pada...